Cari Artikel

Loading

Komas : Perlukah guru mengirimkan catatan kepada orang tua lewat e-mail ketimbang memberikannya via siswa?

Seiring perkembangan teknologi informasi saat ini khususnya internet, pemanfaatan email sebagai media pengirim dan penerima informasi sangatlah tepat sekali apabila diimplementasikan sebagai media komunikasi antara guru dan orang tua siswa. Karena dengan e-mail guru dapat memberitahukan informasi tentang aktivitas putra-putrinya, surat izin, biaya sekolah tambahan, kemajuan siswa dan hal-hal yang bersifat mendesak secara real time, cepat dan tepat.

Beda halnya apabila guru memberikan catatan tersebut via siswa. Banyak resiko yang harus ditanggung. Dan kemungkinan tidak sampainya catatan ke tangan orang tua itu lebih besar, terlebih apabila catatan itu berupa surat teguran, kalau anak tersebut melanggar suatu aturan di sekolahnya. Selain itu banyak para siswa-siswi yang masih suka membohongi orang tua mereka.


Misalnya dalam hal pembayaran, banyak siswa-siswi yang melebih-lebihkan SPP, pembelian buku, uang gedung mereka dengan tujuan mendapat uang saku tambahan. Atau dengan kata lain korupsi kecil-kecilan. Selain itu banyak orang tua khususnya di kota-kota besar yang sibuk dengan pekerjaannya, sehingga mereka jarang sekali atau bahkan tidak pernah berkomunikasi dengan putra-putri mereka. Sehingga dengan pemanfaatan e-mail segala resiko itu dapat diminimalisir. Selain itu Yahoo Messenger juga bisa diterapkan dalam hal ini. Tetapi alangkah baiknya apabila baik guru dan orang tua siswa mengenal satu sama lain secara nyata, yaitu melalui komunikasi tatap muka. Mungkin setiap satu semester sekali yaitu dalam pengambilan raport. Jadi pemanfaatan e-mail disini hanyalah sebagai media pelengkap dalam berkomunikasi saja. Karena kenyataannya disekitar kita banyak orang tua yang bahkan sama sekali belum mengenal apa itu komputer. Dan masih ada juga sekolah yang belum memiliki akses internet.

Jadi menurut kami hal itu dilihat situasi dan kondisi sekolah dan orang tua siswa terlebih dahulu. Apabila sekolah dan orang tua sudah tersedia akses internet dan mereka bisa memanfaatkannya maka hal itu bisa dilakukan dan akan memberikan dampak yang positif. Tetapi apabila belum tersedia maka hal itu belum bisa dilaksanakan.





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar