Cari Artikel

Loading

PC dan Tablet Bisa Tumbuh Bersama

Ilustrasi
Menjamurnya komputer tablet dalam beberapa bulan terakhir disebut-sebut akan menjadi akhir dari nasib komputer desktop atau PC. Namun klaim ini segera dibantah oleh Country Manager Lenovo Indonesia Sandy Lumy, yang meyakini bahwa kedua produk itu bisa tumbuh berdampingan.


"Berdasarkan sejumlah survei, kehadiran tablet maupun smartphone memang akan sedikit mengganggu penjualan PC, notebook dan netbook. Hal ini dikarenakan pengguna lebih senang membawa tablet dan smartphone yang praktis ketimbang notebook ataupun netbook," papar Sandy di sela pemaparan survei ‘Tren PC Korporat dan Perilaku Pembeli’ yang digelar di Plaza Indonesia, Selasa (3/5/2011).


"Kanibalisme pasar dalam batas tertentu mungkin ada. Namun bukan berarti dengan menjamurnya tablet dan smartphone lantas pasar PC akan tergerus. Tablet dan PC sebenarnya bisa saling melengkapi. Karena tablet tidak bisa seratus persen menggantikan fungsi PC," tegasnya.

"Menjamurnya tablet akan memberikan pengaruh lebih besar kepada konsumen pribadi. Sementara pihak enterprise atau korporat masih akan mengandalkan PC. Pasalnya aplikasi pada tablet belum sepenuhnya mendukung kebutuhan korporat," tandas Sandy.

Prediksi seputar ‘kematian PC’ memang telah didengungkan sejumlah pengamat dan jurnalis teknologi. Jurnalis Fox News John R. Quain bahkan mengklaim bahwa 2011 akan menjadi akhir era penggunaan komputer desktop.

"Di tengah kegilaan orang-orang terhadap iPhone, connected TV, internet berkecepatan tinggi, komputer desktop jelas tidak lagi relevan," tulis Quain saat itu.





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar