Cari Artikel

Loading

Microsoft Beri Kesempatan Cicipi Office 365

Ilustrasi
Microsoft telah membuka kesempatan bagi para pebisnis untuk mencicipi produk office terbaru berbasis cloud, Office 365. Produk versi beta ini sudah tersedia di 38 negara dan 17 bahasa.

Seperti dikutip dari Cnet, Selasa (19/4/2011), pengenalan versi beta Office 365 ini juga sebagai penjajakan sebelum versi resminya diluncurkan pada akhir tahun 2011.

Office 365 diungkap pada akhir Oktober 2010. Aplikasi ini menjadi langkah alternatif Microsoft menawarkan layanan disamping produk berbasis desktop dan server mereka.



Layanan ini, seperti dilaporkan, bakal menggabungkan Office Web Apps dengan versi produk yang di host yaitu Exchange, SharePoint dan Microsoft's Lync, yang menyediakan komunikasi dan kolaborasi online.

Dengan demikian, Office 365  akan menawarkan sejumlah fitur, termasuk pembuatan dokumen dan share, e-mail, IM, rapat online dan situs web publik. Microsoft juga menyertakan proteksi melalui ForeFront security dan menjanjikan waktu operasional 99,9 persen untuk seluruh layanan.

Begitu resmi diluncurkan, Office 365 akan ditawarkan dalam dua rencana berbeda, yang tergantung ukuran perusahaan. Bisnis kecil dengan pekerja 25 orang atau kurang bisa membayar US$6 (sekitar Rp.52 ribu) perorang setiap bulannya untuk menggunkan layanan Office Web Apps dan versi host Exchange dan SharePoint.

Sementara perusahaan besar akan diberi empat pilihan, yang harganya berkisar dari US$10 (sekitar Rp.87 ribu) hingga US$27 (sekitar Rp.234 ribu) perorang setiap bulannya. Microsoft juga berniat menjangkau pasar pendidikan dengan lima rencana berbeda, menyasar pada fakultas, staf dan siswa.

Microsoft juga akan merilis versi beta Office 365 Marketplace. Toko aplikasi untuk Office 365 ini akan membantu pengguna menemukan produk dan layanan yang ditawarkan sejumlah partner Microsoft.





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar