Cari Artikel

Loading

Mata-mata Google Susupi Twitter?

Para raksasa teknologi kerap bersaing sengit demi mendapat karyawan paling hebat dan mempertahankannya dari godaan pihak lain. Bahkan Google dilaporkan memiliki mata-mata di Twitter demi menjaring informasi mengenai data-data kepegawaian.

Seperti dikutip dari International Bussines Times, Jumat (8/4/2011), Google baru-baru ini sukses mempertahankan staff kuncinya dari kejaran Twitter. Mereka diiming-imingi saham senilai jutaan dolar sehingga mau bertahan di Google.
Dua pekerja tersebut adalah Neal Mohan dan Sunder Pichai, yang ditawari masing-masing saham senilai USD 100 juta dan USD 50 juta. Keduanya bekerja di bidang pengembangan produk.

Nah menariknya, Google dilaporkan punya mata-mata di Twitter. Ia mungkin berposisi penting dan membocorkan data mengenai pegawai yang hendak dibajak Twitter. Media TechCrunch menyatakan, Google sejak awal tahu siapa karyawan yang diiming-imingi Twitter dan melakukan pencegahan sebelum dia menyeberang.

Pihak TechCrunch mengklaim mendapat informasi itu dari berbagai sumber. Seseorang di Twitter yang memiliki informasi mengenai kepegawaian, di lain pihak juga 'bekerja' sebagai mata-mata untuk kepentingan Google.

Google memang terus berupaya mempertahankan para karyawannya dari godaan vendor pesaing, seperti Twitter dan Facebook. Belum lama ini, mereka juga menaikkan gaji secara serentak untuk menambah kesejahteraan karyawan.





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar