Cari Artikel

Loading

dvers, Situs Jejaring 'Sosionomic' Cita Rasa Indonesia

Industri teknologi informasi terus bergerak maju. Seiring perkembangan teknologi, 2 putra asal Indonesia membuat sebuah situs jejaring sosial yang dinamakan dvers, wadah interaksi online yang tidak hanya sekedar untuk berteman tapi juga berbisnis.

Nama dvers, merupakan singkatan dari 'Digital Village' atau Desa Virtual. "dvers itu kata yang simple dan  mudah diingat oleh orang," kata Gawang, salah satu pengelola dvers.



Di dalam dvers, semua orang bisa berinteraksi baik dengan kawan baru maupun dengan kawan lama. Mereka juga bisa melihat lowongan kerja, mengupdate CV, melakukan promo bisnis hingga berjualan langsung.

Maka dari itu dvers, seperti diakui pendirinya, bisa disebut sebagai socionomic. Situs jejaring sosial yang juga bisa dimanfaatkan sebagai lahan mencari kerja atau berbisnis.

Tidak hanya itu saja, pengguna juga bisa mendapatkan informasi petunjuk jalan terdekat atau lokasi keberadaan kawan melalui maps dvers. Upload foto, video, musik dan lainnya juga diakui sangat mudah dilakukan di situs yang tidak melakukan pembatasan pada jumlah teman ini.

Ada lagi kelebihan dvers. Hanya dengan membuka dvers, pengguna bisa memanage Twitter dan Facebook. Semua foto, tulisan atau apapun yang  dibuat di dvers, secara otomatis akan keluar di social media yang juga dimiliki pengguna tersebut.

"Kita berharap dvers bisa menjadi media sosial bagi masyarakat Indonesia. Karena dvers buatan dan milik anak Indonesia asli, " kata Gawang, pria kelahiran Jakarta ini dalam surelnya.

"Kita berharap data data baik yang penting, yang biasanya secara sadar atau tidak diupload ke media sosial asing seperti FB dan lainnya, cukup diupload ke dvers saja."

dvers saat ini bernaung dibawah PT Ensis Core Indonesia. Dikelola oleh Gawang, mantan wartawan teknologi di salah satu situs online terkemuka dan Vishnu Gautama, alumnus Univeritas BINUS kelahiran Bandung.

Situs ini, menurut Gawang, saat ini sudah memiliki 200 ribu pengguna terdaftar. Dimana sekitar 56 ribu orang menggunakannya perhari.

"Banyak fitur yang akan ditambahkan dan diperbaiki seperti lowongan kerja, market, maps, info bisnis dan lainya...kita juga sudah menyiapkan versi mobilenya agar pengguna gadget yang mobile bisa mengakses dvers darimana saja, " kata Gawang, seperti dikutip kembali.
 
Kunjungi dvers di sini





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar