Cari Artikel

Loading

Dampak Facebook pada Nilai Mahasiswa ?

Sebuah situs pendidikan baru saja mengumpulkan sejumlah data mengenai dampak Facebook dan Twitter pada mahasiswa. Mereka menemukan sejumlah hasil positif dan negatif.

Salah satu dampak positif, seperti dilansir Mashable dari OnlineEducation.net, adalah situs jejaring sosial membantu mereka bekerjasama di kelas. Sekitar 75 persen responden berkata mereka suka melakukan beberapa kolaborasi online untuk kelas.


Dampak positif lain dari sosial media adalah pengguna mahasiswa meningkatkan secara positif rasa (keterlibatan) 'diri' dalam komunitas. 20 persen mahasiswa pengguna Facebook, dibanding dengan yang tidak menggunakan, mengaku merasa terhubung dengan sekolah dan komunitas mereka.


Bagaimana dengan sisi negatifnya? Sayangnya, meski terhubung dengan komunitas, mahasiswa yang menggunakan Facebook dan membaca buku secara bersamaan ditemukan memiliki nilai 20 persen lebih rendah dibanding rekan rekan mereka yang lebih terfokus.

Mahasiswa pengguna Facebook juga menghasilkan pendapatan lebih sedikit dari pekerjaan sampingan mereka. Karena waktu yang dihabiskan untuk bermain Facebook memotong jumlah jam kerja dari standar 16 jam perminggu menjadi 5 jam perminggu.

Tidak hanya penurunan nilai dan finansial, para mahasiswa juga bisa lebih merasa tertekan atau kesepian. Hampir setengah dari mahasiswa percaya bahwa mereka lebih sedih dari teman-teman mereka di Facebook, dan 25% dari mahasiswa telah menunjukkan tanda-tanda depresi parah di status terbaru mereka pada beberapa kesempatan.

Secara singkat, hasilnya memang belum menjadi kesimpulan utuh. Tetapi dengan sekitar 96% mahasiswa menggunakan Facebook, nampaknya hanya mahasiswa paling berdedikasi yang akan mempertimbangkan untuk meninggalkan Facebook demi IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) lebih baik.





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar