Cari Artikel

Loading

260 Ribu Aplikasi Pembawa Virus Jangkiti Ponsel Android

Google kemarin telah mengakui bahwa lebih dari 260,000 smartphone telah di-hack setelah handset user melakukan download aplikasi yang terinfeksi virus. Ancaman tersebut datang minggu lalu ketika perusahaan teknologi besar tersebut mendeteksi setidaknya 50 aplikasi yang terinfeksi virus berasal dari Android Market miliknya.

Google ini harus mengirimkan pesan text peringatan atas dampak aplikasi berbahaya tersebut yang dapat mengakses informasi personal dan mengambi kontrol handset user. Studi yang dilakukan Google menunjukkan bahwa aplikasi yang di download tersebut, akan masuk ke handset dengan sebuah kode bawaan yang membuat korup aplikasi tersebut. Selain itu, malware tersebut akan mengecek apakah ponsel user sudah terinfeksi atau belum. Jika belum, maka malware itu akan melewati kontrol keamanan dan dapat masuk mengakses handset. Hal ini berarti penyusup tersebut dapat mengakses informasi, termasuk password user.

Sementara seorang ahli keamanan ponsel, Mikko Hypponen mengatakan bahwa insiden ini benar-benar memalukan Google karena hal ini menunjukkan bahwa Google belum sepenuhnya menguji keamanan aplikasinya. Dari pihak Google sendiri masih menginvestigasi siapa perusahaan pengembang aplikasi, dan menutup situsnya.





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar